Sosialisasi Membangun Birokrasi Entrepreneurship di Lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo Tahun 2017

Pada tanggal 1 Februari 2017, Pemerintah Kota Probolinggo melalui Bagian Organisasi Setda melaksanakan sosialisasi membangun birokrasi entrepreneurship di Lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo Tahun 2017 yang bertempat di Puri Manggala Bhakti Kantor Wali Kota Probolinggo. Peserta sosialisasi adalah seluruh kepala SKPD, camat, sekretaris atau ka.sub.bag program serta lurah di Lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo. Sedangkan nara sumber sosialisasi ini adalah bapak Profesor Dr. Unti ludigdo, SE., M.Si., Ak.. Yang merupakan Dekan Fisip Universitas Brawijaya Malang.

Apakah entrepreneurship birokrasi itu? Entrepreneurship birokrasi adalah suatu birokrasi pemerintahan yang memiliki jiwa dan semangat kewirausahaan dengan karakteristik yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat (customer oriented), efisien, inovatif, responsive dan kompetitif dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan. 

Setiap aparatur sipil negara harus memiliki pemahaman dan pengetahuan terhadap ide dan konsep dari entrepreneur birokrasi ini, yaitu mempunyai kecakapan dan kemampuan dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya layaknya seorang wirausaha. Ciri penting dari pemerintah yang entrepreneur adalah kemampuannya menggunakan resourses yang ada secara efisien, inovatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Untuk itu pemerintah harus mampu merangsang, mendorong dan menciptakan sistem kompetisi dari berbagai bidang dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

Dengan entrepreneur birokrasi ini, sebuah pemerintahan mempunyai kebiasaan menggunakan sumber daya dan cara baru untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kinerja, serta pelayanan terhadap masyarakat dan mendorong peningkatan pendapatan asli daerah serta pertumbuhan ekonomi daerah. Pengelolaan pemerintahan dengan model entrepreneur ini akan memungkinkan pemerintah dan masyarakat untuk mengelola sumber-sumber ekonomi yang lebih efektif dan efisien guna peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan konsep-konsep pemerintahan yang bergaya wirausaha.

Pada saat ini, banyak pemerintah daerah diisyaratkan untuk melaksanakan perbaikan kinerja layaknya seorang entrepreneurship/wirausaha, dengan artian bahwa wirausaha telah mengalami banyak permasalahan dan krisis dalam usaha yang dibangunnya, kesuksesan yang diraih, tidak lain dikarenakan kreativitas dan inovasi dalam menyusun strategi pengembangan produk serta gagasan-gagasan untuk memecahkan masalah bisnis dengan mengoptimalisasikan semua potensi yang dimiliki, maka untuk menjawab semua tantangan dan keadaan tersebut, sangat dibutuhkan jiwa entrepreneurship.

Kota probolinggo adalah kota yang memiliki sumber potensi daerah yang belum banyak digali, dimana pemerintah harus terus berupaya dengan memwirausahakan birokrasinya sebagai strategi dalam menggali potensi daerah yang dimilikinya. Adapun tujuannya adalah untuk mewujudkan peningkatan kesejahteraan dan menciptakan birokrasi pemerintah yang profesional dengan karakteristik adaptif, berintegritas dan berkinerja tinggi.

Dengan kata lain, sebagai langkah strategis untuk membangun aparatur negara agar lebih berdaya guna dan berhasil guna dalam mengemban tugas umum pemerintahan dan pembangunan, dapat diubah melalui pemahaman terhadap jiwa entrepreneurship sehingga nantinya dapat merubah mindset atau pola pikir aparatur. Selain itu dengan sangat pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi informasi dan komunikasi serta perubahan lingkungan strategis menuntut birokrasi pemerintahan menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yaitu pelayanan yang cepat, mudah dan murah sehingga tercipta pelayanan yang prima.

 

 

 

LAST_UPDATED2