
Pemerintah Kota Probolinggo terus berkomitmen memperkuat identitas dan kedisiplinan pegawai melalui pengaturan pakaian dinas.
Kalender Pakaian Dinas ASN Tahun 2026
Kalender Pakaian Dinas ASN
Pemerintah Kota Probolinggo Tahun 2026
Memasuki tahun 2026, Pemerintah Kota Probolinggo terus berkomitmen memperkuat identitas dan kedisiplinan pegawai melalui pengaturan pakaian dinas. Penyeragaman ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme serta mempromosikan kekayaan budaya lokal melalui penggunaan batik khas daerah. Penetapan jadwal penggunaan pakaian dinas guna meningkatkan kedisiplinan dan keseragaman identitas bagi seluruh pegawai. Kalender ini mencakup jadwal harian, penggunaan seragam khusus pada hari besar, serta jadwal cuti bersama sepanjang tahun 2026.
Aturan Khusus dan Hari Besar
Selain jadwal mingguan, terdapat
ketentuan khusus untuk momen-momen tertentu sepanjang tahun 2026:
Dalam kalender tersebut, pembagian jenis seragam
dilakukan secara sistematis untuk menyeimbangkan antara profesionalisme kerja
dan pelestarian budaya. ASN diwajibkan mengenakan PDH Khaki setiap hari Senin dan Selasa. Sementara
itu, setiap hari Rabu, suasana kantor akan tampak lebih formal dengan
penggunaan PDH Kemeja Putih
yang dipadukan dengan bawahan gelap.
Keunikan budaya lokal Probolinggo mendapatkan porsi
khusus setiap hari Kamis, di mana seluruh pegawai diwajibkan mengenakan Batik Khas Kota Probolinggo.
Khusus untuk hari Jumat, penggunaan seragam lebih bervariasi, mulai dari Batik
Nasional, Pakaian Muslim, hingga motif batik spesifik seperti Batik "Sekar Sari"
pada tanggal-tanggal tertentu di akhir bulan.
Salah satu poin menarik dalam aturan tahun 2026 adalah
penegasan penggunaan Batik
"Sari Palem". Motif ini diperuntukkan bagi jajaran pimpinan mulai
dari Wali Kota, Pejabat Eselon II hingga IV, serta Pejabat Fungsional, PPPK,
dan Non-ASN.
Selain itu, Pemkot Probolinggo juga tetap melestarikan Busana Pendalungan. Pakaian yang
terdiri dari kemeja "Demangan" bagi pria dan kebaya "Nyai
Mayang" bagi wanita ini menjadi simbol akulturasi budaya yang kuat di Kota
Probolinggo dan digunakan pada momen-momen istimewa.