Berdasarkan hasil seleksi, sebanyak 40 personel diberangkatkan untuk mengikuti jambore yang dimulai tanggal 13 sampai 21 Agustus. Rincian peserta terdiri dari Pramuka Penggalang 33 orang terbagi dalam 4 regu, 2 regu putra berjumlah 16 anak, 2 regu putri berjumlah 17 anak, 1 peserta Pramuka Berkebutuhan Khusus (PBK), beserta pimpinan kontingen dan pembina pendamping.
Dalam laporannya, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Probolinggo Kakak drg. Ninik Ira Wibawati menjelaskan pemberangkatan kontingen ini guna memberikan wadah pendidikan, rekreasi edukatif, serta menumbuhkan jiwa inovasi dan kemandirian bagi Pramuka Penggalang di tingkat nasional.
Dengan tujuan membentuk karakter generasi muda yang adaptif, terampil, tangguh, serta siap mendukung swasembada pangan. Tema Jamnas kali ini "Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri Untuk Mendukung Swasembada Pangan.”
Sebelum dilepas pada pagi hari ini, jelas drg. Ninik, seluruh peserta telah melewati masa pemusatan latihan atau Training Center sebanyak kurang lebih 30 kali pertemuan. Meliputi materi ketahanan fisik, penguasaan materi kepramukaan, wawasan kebudayaan, keterampilan hiking, keterampilan menyelam dan materi perilaku hidup bersih di perkemahan.
Di sela-sela padatnya jadwal Training Center, juga dilaksanakan pengujian Pramuka Garuda Penggalang bagi seluruh peserta melalui penilaian portofolio, kecakapan, kepemimpinan, dan wawancara yang ketat. “Kemudian seluruh peserta kontingen telah dinyatakan lulus dan resmi menyandang predikat sebagai Pramuka Garuda Penggalang,” tambahnya.
Sementara itu, Wawali Ina Dwi Lestari menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas prestasi yang luar biasa untuk Kota Probolinggo di tingkat nasional melalui Jambore Nasional. “Kalian adik - adik adalah tunas - tunas bangsa pilihan yang membawa harapan, citra, dan nama baik seluruh masyarakat Kota Probolinggo,” tuturnya.
Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kota Probolinggo ini juga mengapresiasi keikutsertaan peserta Pramuka Berkebutuhan Khusus (PBK). Keikutsertaan ini membuktikan bahwa Gerakan Pramuka di Kota Probolinggo adalah organisasi inklusif, merangkul semua golongan dan memberikan kesempatan setara bagi setiap anak bangsa untuk berprestasi dan mengabdi tanpa batas.
Ia juga berpesan, agar mereka menjaga nama baik daerah, dengan menunjukkan bahwa kepramukaan di Kota Probolinggo adalah Pramuka yang beretika, ramah, berbudaya, disiplin. Cuaca yang berubah - ubah dan padatnya kegiatan di Cibubur akan menguras energi yang luar biasa, taati arahan pembina dan pendamping, makan tepat waktu, saling menjaga sesama anggota regu dan utamakan keselamatan.
“Yang ketiga, optimalkan belajar dan berbagi, kenalkan potensi dan kebudayaan Kota Probolinggo kepada teman - teman dari daerah lain, serap inovasi - inovasi positif dari sana untuk kemudian kalian bawa pulang demi kemajuan pangkalan atau gugus depan kalian masing – masing,” tegas Wawali Ina.
Wawali juga menyampaikan terima kasih kepada para pembina dan tim pendukung yang bertugas dengan rasa tanggung jawab, kesabaran, dan perhatian ekstra, terutama dalam memastikan kenyamanan dan kelancaran aktifitas selama disana. “Selamat berjuang, selamat menimba pengalaman, dan berangkatlah dengan kepala tegak, pulanglah dengan membawa kebanggaan,” pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut turut ditayangkan video profil Kontingen Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Probolinggo, tampilan yel – yel, penyerahan secara simbolis kelengkapan atribut dan penyematan Tanda Penghargaan Pramuka Garuda.
Salah seorang peserta, Arka Aris Syahrul Putra siswa kelas 9 SMPN 10 mengaku senang dan bangga dirinya beserta teman – teman yang lain bisa terpilih mewakili Kota Probolinggo. “Kami memiliki jadwal latihan 2 kali seminggu hari Rabu dan Minggu, kemudian sudah melaksanakan Training Center, hingga pelantikan Pramuka Garuda Penggalang. Saya bersama teman-teman harus terus semangat, kompak, jangan lemah dan bisa mendulang prestasi membanggakan di Jambore Nasional 2026,” harapnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Lembaga Pemeriksa Keuangan Gerakan Pramuka Puji Prastowo, Kepala Disdikbud Setiorini Sayekti, Perwakilan Dispopar, Pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka, wali murid, peserta jambore dan tamu undangan lainnya. (Crl/fa)

















